Designing with Light: Interior Novotel BSD City


Di Novotel BSD City, arsitektur bukan sekadar membingkai ruang. Ia membentuk pengalaman. Terinspirasi dari konsep conservatory, hotel ini menghadirkan cahaya alami, kehijauan, dan keterbukaan dalam satu suasana yang tenang namun tetap hidup. Setiap permukaan ikut membentuk atmosfer ruang.

Di kamar tamu, desainnya terasa bersih dan sederhana. Jendela besar membiarkan cahaya siang jatuh lembut di atas berbagai tekstur, menonjolkan karakter halus tiap material. Di sinilah material Leder Haus berperan, bukan lewat tampilan yang mencolok, tapi lewat sentuhan yang terasa saat disentuh. Permukaannya halus, namun tetap tangguh. Nyaman dipakai, tapi juga tahan lama, dua hal yang sama-sama penting untuk ruang hospitality.

Area dining tampil dengan nuansa berbeda. Bentuk geometris berwarna gelap berpadu dengan kaca transparan dan pencahayaan hangat. Perpaduan ini menciptakan suasana yang kokoh sekaligus terang. Di ruang seperti ini, pemilihan material sangat menentukan mood ruangan. Finishing yang tepat akan menyerap dan memantulkan cahaya secara pas, sehingga ruang tetap nyaman dilihat di jam berapa pun.

Yang terasa di seluruh area hotel adalah kesinambungan. Material di sini tidak berdiri sendiri-sendiri, melainkan saling melengkapi, membentuk bagaimana tamu melihat, menyentuh, dan merasakan tiap ruang. Material Leder Haus mendukung visi ini: tahan lama, tapi tetap punya karakter yang memperkaya suasana interior.
Di Novotel BSD City, pengalaman menginap lebih dari sekadar akomodasi. Ini soal bagaimana material, cahaya, dan niat desain bertemu, menciptakan ruang yang berkesan secara tenang, di mana setiap detail punya perannya masing-masing.