Leder Haus di ARCH 2026: The Busok Experience

Leder Haus Hadirkan "The Busok
Experience" di ARCH:ID 2026
Di ARCH:ID 2026, Leder Haus menghadirkan "The Busok Experience", instalasi desain kulit immersive karya Insignio Studio yang memposisikan kulit sebagai material arsitektural, melampaui fungsi upholstery konvensional menuju desain spasial dan tactile.

Dari Material Menjadi Pengalaman
Di booth Leder Haus, kulit menjadi elemen desain utama melalui teknik laser-cut, woven leather, dan custom printing, diaplikasikan pada dinding, panel, dan instalasi bespoke untuk memperkaya kedalaman visual dan pengalaman taktil.
"Kami ingin menunjukkan bahwa Leder Haus tidak hanya digunakan dalam satu warna sebagai pelapis permukaan, tapi juga bagaimana aplikasinya bisa dieksplorasi, termasuk melalui pola yang kami kembangkan sendiri." — Adianto Salim, Insignio Studio

Konsep Busok: Inspirasi Indonesia
Terinspirasi dari kucing Busok asal Madura dengan bulu abu-abu lembutnya yang langka, instalasi ini menerjemahkan kehalusan dan keanggunan understated ke dalam pengalaman arsitektural, melalui ruang berlapis, transisi tonal, dan kontras material.

Kolaborasi Leder Haus, DEKA, dan Eurotheum
The Busok Experience menggabungkan keahlian material kulit, hardware arsitektural, dan sistem dapur:
Leder Haus: aplikasi kulit inovatif untuk desain interior
DEKA: sistem hardware kinetik dan elemen desain fungsional
Eurotheum: komponen dapur sebagai elemen sculptural
Bersama, ketiga brand menunjukkan bagaimana material, gerakan, dan bentuk dapat diintegrasikan dalam desain arsitektural kontemporer.