Warisan Upholstery Kereta: CSL Leather di Kereta Djoko Kendil


PT KAI meluncurkan Djoko Kendil Heritage Class pada 14 Desember 2025. Kereta ini menyimpan sejarah panjang. Awalnya dibangun pada 1938 untuk Java Nacht Express, gerbong ini kini beroperasi sebagai KA Jaka Lalana pada rute Jakarta-Cianjur. Proyek restorasi ini membutuhkan material yang menghormati masa lalu sekaligus memenuhi standar masa kini. Leder Haus memasok CSL Leather Zigzag untuk restorasi interiornya.

Tuntutan Khusus Upholstery Kereta Api
Upholstery kereta api membutuhkan daya tahan yang jauh melampaui furnitur residensial. Perjalanan lima jam antara Gambir dan Cianjur mencakup 17 pemberhentian. Penumpang terus-menerus naik, duduk, dan turun. Pergerakan ini menciptakan gesekan yang berkelanjutan. Panas dan kelembapan tropis Indonesia semakin membebani kondisi interior.

CSL Leather Zigzag dirancang untuk mengatasi variabel-variabel spesifik ini. Komposisi sintetiknya menawarkan ketahanan abrasi yang lebih tinggi dibanding kulit standar, mampu bertahan menghadapi tekanan penggunaan transportasi publik dengan lalu lintas tinggi. Nuansa beige terangnya berpadu dengan kayu poles dan panel batik, menjaga atmosfer historis tetap terjaga.

Maintenance in Daily Operations
Maintenance is equally critical. The material's subtle texture masks minor wear. It allows for rapid cleaning. This ensures the cabin remains hygienic and visually consistent despite heavy daily turnover.

Layanan ini beroperasi setiap hari, berangkat dari Gambir pukul 08:00 dan kembali dari Cianjur pukul 16:00. Harga tiket berkisar antara Rp100.000 hingga Rp300.000 melalui KAI Access. Restorasi ini membuktikan bahwa aset bersejarah dapat beroperasi secara andal dalam lingkungan layanan modern.